Motor Roda 3 vs Mobil Pickup

Dulu ada seorang relasi bertanya kenapa saya pilih motor roda 3 (yg ada bak-nya itu) dibandingkan mobil pick-up. Well, berikut ini alasan saya;
Kelebihan motor roda 3
Tidak perlu SIM A. Cukup SIM motor alias SIM C. Ini tentu menghemat pengeluaran. Apalagi jika pegawai kita tidak punya SIM A. Tentu kalau memilih pickup, ada biaya khusus untuk menge-SIM-A-kan pegawai.
Tidak perlu KIR tiap tahunTerus terang saya ketahui tentang KIR adalah semacam uji kelayakan kendaraan tiap tahun bagi kendaraan cargo. Dan saya sedang malas untuk mencari refernsi di google mengenai KIR ini. Jadi bagi yang berpengalaman bisa urun rembug di sini. Lagipula, dulu saya ‘kan tidak jadi beli pick-up, jadi wajar dong kalau saya tidak pernah KIR. (Ngeles mode: on)
Tidak perlu keahlian khusus. Pada dasarnya asal bisa mengendarai ‘motor laki-laki‘ seperti tiger, megapro dsb kita sudah bisa mengendarai motor roda 3 ini. Memang saya akui sebagian orang merasa ‘kikuk’ meskipun mereka bisa mengendarai motor laki. Tapi saya rasa ini hanya masalah ‘kulina’ atau tidak. Saya aja beberapa hari mencoba terus bisa. padahal untuk urusan yang beginian saya biasanya paling bodoh dibandingkan pegawai saya.
Harganya relatif jauh lebih murah. Dulu motor roda 3 yang saya beli harganya sekitar 16juta. Baru. Bandingkan dengan harga pickup yang pernah saya cek harganya sekitar 85juta. Sekitar 5 kali lipat. Memang sih ada mobil pick-up seken dengan harga murah. Pak Lek saya saja pernah beli pick-up dengan harga 11 juta-an. Ya, lebih murah dibandingkan motor matic baru. Tapi , seperti pepatah ‘rego nggowo rupo’ alias harga sesuai kualitas, kita tidak bisa berharap pickup mewah tanpa masalah dengan harga segitu 🙂
CC jauh lebih kecil.CC mobil pickup setahu saya, berkisar ribuan CC. Sedangkan motor roda 3 hanya sekitar 150. Terus terang, saya bukan ahli mesin sehingga bukan kompetensi saya untuk membahas mengenai keiritan CC kecil dibandingkan CC besar. Kuliah saja tidak lulus. Apalagi saya pernah dengar tentang diskusi bahwa CC besar tidak selalu boros dan CC kecil tidak selalu irit. Tapi, come on “CC ribuan vs CC ratusan”. Isn’t that even mean something.
Kekurangan motor roda 3
Bagian “Kekurangan motor roda 3” ini berguna untuk berpikir rasional. Sebelum anda terprofokasi untuk membeli motor roda 3, ada baiknya mengetahui hal ini; Servis dan ketersediaan onderdilnya belum bagus. Memang sih ada bengkel resmi dari motor roda 3 untuk beberapa merek. Namun selama ini, dari pengalaman saya bengkel resmi motor roda 3 bukan tempat untuk 100% ‘mengobati’ keluhan motor roda 3. Beberapa kali saya harus membengkelkan di bengkel-bengkel ‘generik’ alias bengkel non resmi dan non aviliasi merek tertentu. Berbeda dengan bengkel motor dan mobil jepang yang selama ini bisa andalkan 100% untuk kebutuhan servis dan onderdil.
Sementara itu dulu sharing saya mengenai motor roda 3. Semoga bisa menjadi masukan bagi anda yang akan berbisnis atau sedang berbisnis dan membutuhkan kendaraan angkutan ukuran ‘tanggung’ 🙂

1 comment to Motor Roda 3 vs Mobil Pickup

  • eko nugroho

    mas saya mau tanya merk motor apa untuk roda 3 yg kuat, bagus, onerdilnya tdk susah karena seperti yg kita ketahui motor roda 3 ini produksi cina yg spare partnya sulit klu bisa juga kanibal dari merk motor jepang,soalnya klu beli mobil saya blm sanggup sedangkan mau usaha bth transpurtasi,trims